Judul:Quantum Al-Fatihah
Pengarang:Dr. Muhammad Anis, M.A.
Halaman:216
Ukuran:14,8 x 21

Tidak sedikit orang pintar di negeri ini, tetapi mengapa ketenangan, keadilan, kemakmuran, dan kejayaan belum bisa kita raih? Mengapa banyak pejabat, yang notabene orang-orang cerdas, melakukan korupsi dan memperkaya diri sendiri? Mengapa antarpelajar, suku, agama, partai, bahkan mahasiswa sebagai kaum intelektual, masih sering berbenturan secara fisik? Bisa jadi, ini adalah akibat dari sistem pendidikan yang belum ”memanusiakan” manusia. Lalu, sistem pendidikan seperti apa yang ”memanusiakan” manusia? Pendidikan yang ”memanusiakan” manusia adalah pendidikan yang bertitik tolak dari fitrah manusia sebagai makhluk Tuhan, makhluk individu, dan makhluk sosial. Karena Allah yang menciptakan manusia, sudah seharusnya pendidikan manusia juga mengacu pada konsep yang dicetuskan-Nya. Nah, beberapa konsep pendidikan dari Allah tersirat dalam Surah Al-Fatihah, seperti pendidikan berbasis tauhid (iman), pendidikan berbasis kasih sayang, pendidikan berbasis ibadah, pendidikan berbasis kebersamaan, dan sebagainya. Konsep pendidikan yang tersirat dalam Al-Fatihah menyentuh kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ). Ketiga ranah pendidikan, kognitif, afektif, dan psikomotorik juga tidak terlupakan. Oleh karena itulah, konsep pendidikan dalam Surah Al-Fatihah kiranya mampu menjawab tantangan pendidikan di negeri kita ini. Dan, buku ini sangat layak dan tepat dijadikan referensi oleh pihak-pihak yang peduli pada pendidikan, sehingga terciptanya generasi yang cerdas, beriman, dan bertakwa bukan sekadar impian belaka.