Judul:The Origins of Muhammadan Jurisprudence
Pengarang:Joseph Schacht
Halaman:576
Ukuran:15,5 x 23

The origins of Muhammadan Jurisprudance merupakan karya Joseph Schacht paling monumental, yang menjadi fondasi kesarjanaan Islam di Barat yang belakangan dikenal dengan istilah “revisionist”. Banyaknya kritik terhadap tesis Schacht-dari Sezgin, Juynbool, Abbott, Motzki, hingga A;zami and Hallaq-menggambarkan dinamika kesarjanaan Islam di Barat di satu sisi, dan pengaruh Schacht yang sangat mendalam di sisi lain. Terlepas dari kontroversi itu, karya penting ini harus dibaca dengan perspektif yang benar. Pendekatan Schacht bukan teologis ataupun juristik, melainkan historikal. Dari dokumen sejarah tertulis, asal-usul (origins) hukum Islam itu tidak bisa dilacak melampaui periode terbentuknya mazhab-mazhab fikih (akhir khalifah Umayyah). Sumber-sumber sejarah tentang kehidupan Nabi dan kelahiran Islam itu ditulis kaum Muslim belakangan, dan menggambarkan kejadian yang sesungguhnya. Para pengritik Schacht harus bisa membuktikan bahwa ada catatan sejarh yang memungkinkan formasi hukum Islam itu ditelusuri ke zaman Nabi.