Judul:Pendidikan Karakter: Membangun Karakter Anak sejak dari Rumah
Pengarang:Abdullah Munir
Halaman:168
Ukuran:13 x 20,5

Orang cerdas kerap hanya menjadi pelayan bagi mereka yang memiliki gagasan, dan orang-orang yang memiliki gagasan besar melayani mereka yang memiliki karakter yang sangat kuat, sementara orang yang memiliki karakter kuat melayani mereka yang berhimpun pada diri mereka karakter yang sangat kuat, visi yang besar, gagasan-gagasan yang cemerlang, dan pijakan ideologi yang kukuh. ***** Karakter adalah pisau bermata dua. Sebab, setiap karakter memiliki kemungkinan akan membuahkan dua sifat yang berbeda alias saling bertolak belakang. Misalnya, keyakinan yang tinggi akan akan menumbuhkan sifat berani sebagai buah keyakinan diri yang dimilikinya itu. Atau, justru memunculkan sifat sembrono dan kurang perhitungan, karena terlalu yakin dengan kemampuan atau kalkulasinya. Demikian juga dengan rasa takut. Rasa takut akan melahirkan sikap hati-hati di satu sisi, atau sikap pengecut di sisi yang lain. Karena itulah, diperlukan adanya pendidikan karakter. Dengan pendidikan karakter, setiap dua sisi yang melekat pada setiap karakter hanya akan tergali dan terambil sisi positifnya saja. Sementara itu, sisi negatifnya akan tumpul dan tidak berkembang. Rasa yakin akan menyuburkan keberanian, bukan kesembronoan. Rasa takut akan melahirkan kehati-hatian, bukan kepengecutan. Rasa malu akan menumbuhkan kesopanan, bukan rasa minder, dan seterusnya. Pertanyaannya, bagaimana cara untuk menajamkan sisi positif dan menumpulkan sisi negatif dari setiap karakter? Dalam buku ini, Anda akan menemukan jawabannya.